Rabu, 15 Februari 2023

CARA CEK AKREDIASI SEKOLAH

Cara cek akreditasi sekolah dengan mudah Cara cek akreditasi sekolah di bansm.kemdikbud.go.id perlu siswa ketahui mengingat sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) membuat pilihan sekolah semakin terbatas. Oleh karena itu, calon siswa harus lebih jeli dalam memilih sekolah, salah satunya dengan mempertimbangkan akreditasi sekolah yang dituju. Akreditasi adalah pengakuan terhadap suatu lembaga pendidikan oleh badan yang berwewenang. Pengakuan ini diberikan setelah lembaga pendidikan tersebut dinilai memenuhi syarat dan kriteria tertentu. Dikutip dari laman resmi BAN-SM, akreditasi bertujuan untuk menilai kelayakan suatu lembaga pendidikan yang mengacu pada standar nasional pendidikan. Standar nasional pendidikan merupakan acuan bagi setiap sekolah untuk mengembangkan pendidikan secara optimal. Peringkat Akreditasi Sekolah Sekolah/madrasah akan dinyatakan “terakreditasi” apabila sudah melalui tahapan penilaian dan dianggap memenuhi kriteria yang ditentukan. Berikut adalah peringkat akreditasi sekolah: Peringkat akreditasi A (Unggul) Diperuntukkan bagi sekolah/madrasah yang memiliki nilai akhir akreditasi sebesar 91 – 100 Peringkat akreditasi B (Baik) Diperuntukkan bagi sekolah/madrasah yang memiliki nilai akhir akreditasi sebesar 81 – 90 Peringkat akreditasi C (Cukup Baik) Diperuntukkan bagi sekolah/madrasah yang memiliki nilai akhir akreditasi sebesar 71 – 80 Dengan demikian, sekolah dinyatakan “terakreditasi” apabila nilai akhir akreditasinya minimal mencapai skor 71. Apabila tidak memenuhi standar penilaian, sekolah tersebut dinyatakan sebagai “Tidak Terakreditasi” atau TT. Cara Mengecek Akreditasi Sekolah Melalui situs resminya, BANSM menyediakan fitur pengecekan akreditasi untuk memudahkan para calon siswa dalam memilih sekolah. Untuk pengecekan akreditasi, calon siswa perlu mengetahui Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dari sekolah yang dituju. NPSN dapat diketahui melalui laman https://referensi.data.kemdikbud.go.id/ di menu Data Master Pendidikan. Cara mengecek akreditasi sekolah: Kunjungi situs resmi BANSM di link https://bansm.kemdikbud.go.id/akreditasi Pilih Provinsi Pilih nama kabupaten atau kota Pilih jenjang pendidikan Pilih status sekolah yang dituju Pilih tahun akreditasi Pilih peringkat akreditasi Masukkan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) atau nama sekolah 9. Klik Cari Sekolah Informasi lengkap mengenai sekolah yang diinginkan akan muncul di bagian bawah, termasuk peringkat akreditasinya.

Kamis, 08 Januari 2015

A.      TAHAP AWAL YANG HARUS DIPERHATIAKAN ISTALL APLIKASI DAPODIK VERSI KE-4 ( 2.0.3 ) 2015



*Ngahuleng.....!!* ah dari pada pusing nyari kata-kata untuk pendahuluan langsung saja deh.. he.he.he.he.
Sebelum melakukan intalasi aplikasi Dapodikdas Versi Ke-4 (dapodikdas 2015) yang
harus dilakukan diantaranya sebagai berikut :
  1.       Persiapkan Kode Registasi Dapodikdasnya (wah jangan2 ente pada lupa dimana naronya).
  2.       Uninstall dulu aplikasi dapodikdas versi sebelumnya (dapodikdas 2014).
  3.       Membersihkan history data browser/clear browser data, supaya lebih mudah bisa menggunakan aplikasi cleaner, contohnya CCleaner. Bagi yang belum langkahlangkah clear browser data saya kasih contoh di chrome saja, caranya sebagaiberikut :

Ø  Klik icon Setting/Pengaturan di Chrome (lihat gambar)


Ø  Setelah diklik setting lanjutkan dengan mengklik Show Advanced Setting



Ø  Setelah itu klik Clear Browsing Data






































4. Sebaiknya browser yang digunakan untuk default dapodikdas ini Google Chrome, Opera V.16,           Komodo, dll. Kecuali Firefox Mozila. (tapi kata Edy Vanhoten rencananya akan dibuat browser          khusus untuk dapodikdas ini).
5. Download Aplikasi Dapodikdasnya dan jangan lupa download pula File Prefillnya, untuk                     mendownload aplikasinya di alamat :
http://dapo.dikdas.kemdikbud.go.id/laman/unduh
sedangkan untuk mengunduh file prefillnya di alamat:
http://dapo.dikdas.kemdikbud.go.id/laman/prefill rekan-rekan kan sudah pada faham cara unduh/download aplikasi atau prefillnya??!! Jika belum faham tanyakan pada rumput yang mulai pada mengering.
6  6.   Jangan lupa pengaturan date and time (tanggal dan waktu) di leptop/dekstop anda harus sesuai             dengan saat ini.
   7.    Saya sarankan jangan menggunakan komputer (leptop/dekstop) yang lagi sakit, jika OSnya sudah       batuk-batuk atau flu lebih baik di goyang INUL (INstall ULang) dulu deh.

      Selamat mencoba semoga sukses selanjut terserah anda heheh.....

Rabu, 07 Januari 2015

MENGUBAH UKURAN FILE JPG MENGGUNAKAN ACDSee

Sebagai Operator Sekolah beberapa tugas OPS mengharuskan mengirimkan bukti fisik berupa scan Dokumen asli ke pihak tertentu. Namun hasil scan biasanya berupa file JPG dengan ukuran besar di atas 1 MB. Semakin besar dokumen maka ukuran file juga semakin besar. Sehingga OPS harus meresize ke ukuran yang dapat di terima.

Selain itu semakin besar ukuran file maka akan semakin berat mengirimkannya ke server. Apalagi bagi OPS yang tinggal di daerah sulit sinyal tentu akan sulit melakukan upload file berukuran di atas 1 MB.

Banyak alternative aplikasi yang dapat digunakan untuk mengubah ukuran file JPG. Berikut ini saya shareACDSee 12.0yang saya pakai. ACDSee merupakan aplikasi ringan untuk melihat, mengedit dan mengorganisir file-file foto yang tersimpan di laptop kita.

MENGUBAH UKURAN FILE JPG MENGGUNAKAN ACDSee
BAGAIMANA CARANYA ?

Silakan unduh aplikasi di 
https://drive.google.com/file/d/0BxPDsuQD5bviZFZHaUpJZXhjb0U/view.
Instal aplikasinya dan pilih full dan lanjutkan proses installnya sampai selesai. Setelah selesai silakan jalan aplikasinya.

Untuk mengedit foto, silakan di klik Foto yang akan di edit dan pilih Tab EDIT. Maka di sisi kiri akan muncul menu edit yang cukup lengkap.

Untuk dokumen berukuran A4 biasanya hasil scan sekitar 2.5 MB ke atas. Sebelum diubah ukurannya teman-teman bisa melakukan sedikit edit pada foto yang akan di ubah. Misalnya kecerahan dengan fitur EXSPOSURE. Memotong gambar dengan fitur CROP dan lain-lain. Fitur lain seperti effect bisa teman-teman pelajari mandiri.

Untuk mengubah ukuran silakan klik di menu RESIZE. Dan akan muncul menu seperti ini. Ada dua pilihan mengubah ukuran yaitu menggunakan ukuran pixel dan ukuran persentase. Penulis sendiri lebih sering menggunakan ukuran pixel.
MENGUBAH UKURAN FILE JPG MENGGUNAKAN ACDSee

Untuk mengubah ukuran file ubah menjadi lebih kecil ukuran pixelnya pada Width dan Height-nya. Teman-teman bisa mengisi salah satu, maka yang lain akan otomatis menyesuaikan. Untuk Dokumen seukuran A4 seperti Akta Lahir dan Ijazah saya biasa menggunakan width 480 Px.

Setelah selesai silakan tekan tombol DONE dan SAVE. Dan lihat ukuran file di bawahnya juga ikut berubah menjadi kurang dari 500 Kb namun gambar tetap jelas dan mudah dibaca.

Dengan ukuran file kecil tentu saja proses upload file lebih cepat dan tidak memerlukan kuota internet yang banyak...hehehe... maklum pakai kuota pribadi.

Demikian tutorial singkat mengubah ukuran file JPG dengan menggunakan ACDSee. Semoga Bermanfaat.


Senin, 08 Desember 2014

Secara teknis, merubah ukuran yakni memperkecil / memperbesar (rezize) pada file yang berformat pdf / gambar / photo, tak terkecuali untuk file hasil scan (pemindaian) menggunakan scanner, yang untuk selanjutnya file tersebut diupload di Padamu Negeri adalah sama dengan triks yang digunakan untuk maupun untuk kepentingan mekanisme edit data VerVal PD nantinya (setelah tanggal 20 November 2014).

Saya akan share tips resize file kali ini dengan aplikasi editing file yang yang mudah digunakan dan loading ringan yakni dengan aplikasi Adobe Photoshop 7.0, sebagai berikut : 

1.   Buka Adobe Photoshop 7.0.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiHjyuxPjHy0BcoCUs7FmgJUuhKI135ZK9-_vSb8VuW69Ohl5XobBNw8PxusEe-L4J5z_rbKXDmARXVd3AOzDiuagPfX2ko07vzUgjW4WWlDCeyPCJ4lr3UwKMtrdq1O2AhHjSGJzKRUBA/s1600/1.jpg

2.   Klik pada tab “File” lalu klik “Open”, buka file yang akan diperkecil ataupun diperbesar ukurannya.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgCgD26wLEZdEoqZ9Pig_uRB-DMLv3D2vj2zagabcwPGNoa_a8YB5unjSmcFOTNhCKMWFBvR7W2h9CgdIeYex5rPnmWSdr5WkcHR7-vzRcSaIaQ_NsgxADQG_q-lzjc4FvrHAom-gE3CEE/s1600/2.jpg

3.   Setelah file terbuka, klik pada tab “Image”, lalu klik “Image Size”.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgQ1jZzl8xEBAncafqhLn0xRnZqU5Y_SjMrTD73-48k9VKhINiq9y3Acu7n5yXud95P7dVHMg8jHeXQhDE9mff8i0ULRLb9AFtieAmLrgCXk64kRJGJuKlwK0OKQ0qnc827PskM1D6eRW8/s1600/3.jpg

4.   Sesuaikan pada kotak “Image Size”, pastikan pada bagian Pixels Dimensions di bawah ukuran/size maksimal yang sudah ditentukan. Misalnya maksimal 1 MB (1000 k), maka ukuran file di sini di bawah 999 k. Cukup dengan ganti angka pada kolom Width saja, untuk kolom Height biarkan saja, karena otomatis akan menyesuaikan.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4PTxKC2p6pLNN0dQPhg_kqGb1e0NovaCiZZC5Og61DgLYbQHTEPUhRFiHHZoc4UpweFc0PvwszFlCpnnC3_qkaMxq_h9ie47omFxK55Hwj_z5MtUwLLKGuflETlss8lBDW0N3eoHQreY/s1600/4.jpg

5.   Setelah proses rezise selesai, silahkan klik pada tab “File”, lalu klik “Save As…”, simpan file dengan ukuran baru tersebut dengan nama file yang berbeda dengan nama file sebelumnya, atau cukup ditambah ekstensi file di belakangnya.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEirYCXTONob-dRRROlKVELfKe1BqOGBQ_LkeBiGkqjT8b2kOSEU0DQ-IdxsJJEro6tH39FzIKswFXNntdxdSGxJ5-vgyrDtIRbcgmUlhc96CXNvrcu0r7KDbS7yXrsxi6ro1APJVK5g9i0/s1600/5.jpg

6.   Pilih format file yang diminta saat proses upload, JPG, PDF, atau format yang lainnya.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiOhMEjQxBoIiTurILNpFCnpq6ZMi1nS9MZl_QUkTkJ5QZES360fgaV4zbN9xh-s3GRhTB8tj7kJLCucAcX4FjxCFDAAOhOpRgUmw4G9Baj1OG6tD2p_DYOTM3ocAzzqxV5M-0AiB4LaEM/s1600/6.jpg

7.   Pada “Image Options”, geser tab sampai dengan maksimum “large file”, lihat juga “Size file”-nya, lalu klik “OK”.


8.   Selesai.